Showing posts with label info. Show all posts
Showing posts with label info. Show all posts

Tuesday, March 22, 2011

Bakery JObs

Everyday when I drive down the main street in my little town another restaurant bites the dust. These are not fast food restaurants, but mom and pop places; the neighborhood chicken wing palace that has been around for 10 years. It's getting to the place there are no little hole in the walls left, when the diner up the road goes, I moving.

Wednesday, December 8, 2010

Inter Kalah, Benitez Berkilah

Sejatinya, Inter dapat menjuarai grup guna terhindar dari klub-klub elite Eropa di babak 16 besar andaikata Samuel Eto’o dkk meraih kemenangan di Bremen. Pasalnya, pada saat bersamaan Tottenham Hotspur hanya mampu bermain imbang 3-3 dengan tuan rumah Twente Enschede.

Namun, dengan dalih lebih menargetkan menjuarai Piala Dunia Antarklub yang digelar di Abu Dhabi, Benitez menurunkan komposisi lapisan kedua dengan memainkan empat pemain cadangan. “Partai paling penting adalah saat melawan Twente dan kami berhasil memenanginya. Laga kali ini (lawan Werder) bukanlah partai yang harus kami menangkan. Karenanya, kami menurunkan sejumlah pemain muda,” tegas Benitez.

Mantan manajer Liverpool itu pun berdalih jika peluang Inter menduduki peringkat pertama juga ditentukan dari hasil laga Spurs dan Twente. “Posisi juara grup tidak hanya tergantung dari hasil pertandingan yang kami mainkan. Lagipula, Tottenham selalu unggul dari Twente (sebelum akhirnya berakhir imbang). Jadi, sangat jelas jika target utama kami adalah meraih gelar juara di Piala Dunia Antarklub,” aku Benitez.

Ironisnya, Benitez bersikukuh jika masa depannya di San Siro tidak akan tergantung dari pencapaian Inter di Abu Dhabi. “Kami siap untuk tampil dan berharap dapat memainkan para pemain yang sebelumnya dibekap cedera. Saya tidak berpikir jika nasib saya bakal tergantung dari hasil yang kami raih di Abu Dhabi,” tandasnya.(MEG/Football Italia)

Thursday, November 25, 2010

Perang Korea Utara Vs Korea Selatan Masih Berlanjut

Asap mengepul dari Pulau Yeonpyeong di Korea Selatan setelah mendapat serangan artileri dari Korea Utara. Dua orang tentara Korsel tewas dalam bentrok tersebut.

Korea Utara (Korut) menembakkan artileri ke pulau perbatasan Korea Selatan (Korsel), memicu baku tembak dengan pasukan Korsel. Bursa saham Asia jatuh akibat konflik ini. Korut mengatakan, Selasa bahwa Korsel lebih dulu menembakkan peluru hingga mendorong pihaknya melakukan tindakan militer, yang menewaskan dua tentara di Korsel dan puluhan rumah terbakar.

“Meskipun kami berulangkali mengeluarkan peringatan, Korsel menembakkan puluhan peluru mulai pukul 13:00 waktu setempat dan kami segera mengambil tindakan militer yang keras,” kata kantor berita resmi Korut, KCNA dalam pernyataan singkat.

KCNA tidak menjelaskan apakah Korut menderita kerusakan akibat baku tembak tersebut. Penembakan itu terjadi setelah Korut mengungkapkan tentang kegiatan program pengayaan uraniumnya yang telah berjalan — tahap kedua untuk membuat senjata nuklir — yang menimbulkan kecemasan serius bagi Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya.

Sekitar 50 peluru artileri Korut mendarat di pulau Yeonpyeong di Korsel dekat perbatasan Laut Kuning yang tegang, yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan belasan rumah. Tentara Korsel yang tewas menjadi dua orang dan 17 lainya terluka. Tiga warga sipil juga terluka akibat serangan tersebut. Militer Korsel dalam siaga tinggi dan pesawat-pesawat tempur jet Angkatan Udara Korsel dikerahkan ke pulau itu.

Seorang penduduk pulau itu, Lee Jong-Sik mengemukakan paling tidak 10 rumah terbakar. Saya tidak melihat secara jelas asap itu. Lereng-lereng bukit juga ditembaki.
“Kami diberitahu melalui siaran-siaran pengeras suara agar meninggalkan rumah-rumah kami,” katanya Gambar televisi menunjukkan asap hitam terlihat di pulau itu.

Saham Asia Jatuh

Bentrok di semenanjung Korea ini memicu bursa saham di Asia jatuh. Saham utama di Singapura jatuh 2,03 persen, yang terendah sejak 29 Oktober. Saham utama Malaysia juga jatuh 1,04 persen. Saham di Bursa Efek Jakarta turun 1,7 persen. Di Thailand, saham jatuh 0,95 persen. Di Vietnam, saham turun 1,1 persen. “Pasar sempat panik dan menunggu apa yang akan terjadi,” kata Warut Siwasariyanon, pialang Finansial Syrus Securities, Thailand.

Ketegangan di semenanjung yang terbagi dua itu tidak mereda sejak tenggelamnya sebuah kapal perang Korsel Maret, yang menurut Seoul akibat kena serangan torpedo Korut. Pyongyang membantah keras tuduhan itu.

Pada Oktober lalu, pasukan Korut dan Korsel terlibat baku tembak di perbatasan Perang Dingin mereka, bertepatan dengan keadaan darurat bagi militer Korsel menjelang KTT G-20 para pemimpin dunia di Seoul awal bulan ini.

Insiden terbaru itu meletus ketika seorang utusan khusus AS bertolak menuju China, Selasa, dalam usaha meminta bantuan China menghentikan proyek nuklir baru Pyongyang, yang diungkapkan kepada para pakar nuklir AS yang menyebutnya satu program mutakhir Korut untuk memperkaya uranium.

RI Prihatin

Menteri Luar Negeri Marty M Natalegawa atas nama Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam atas terjadinya saling tembak antara Korea Utara dan Korea Selatan di pulau Yeonpyeong yang telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Dalam pernyataan pers Pemerintah Indonesia yang dikeluarkan di Jakarta, Selasa malam, Menlu juga mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia mendesak kedua pihak untuk segera menghentikan permusuhan, melakukan upaya maksimal untuk menahan diri dan menghindari terjadinya peningkatan ketegangan.

Pada kesempatan itu Pemerintah Indonesia juga menggarisbawahi pentingnya dimulai kembali perundingan enam pihak yang diikuti Korea Selatan, Korea Utara, Amerika Serikat, Rusia, China dan Jepang guna membahas seluruh aspek yang terkait dengan perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea. analisadaily.com


Copyright © 2010-2099 - Simplization Template by Ardi33.Web.id